Asah Kreativitas Anak Sejak Dini


kreatifitas

Setiap orangtua tentu ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang kreatif. Orangtua bisa mengembangkan anak-anak lewat beberapa hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dr. Rose Mini, Psikolog yang dikenal dengan sebutan Bunda Romi ini mengatakan peran orangtua bertanggung jawab mengasah kreatifitas anak. Orangtua harus mampu mengimbangi pertumbuhan antara otak kiri dan otak kanan anak.

Menurutnya, sifat kreatif anak dapat diajarkan lewat bermain. “Cari cara berbeda saat anak belajar sesuai dengan kekuatan mereka. Belajar tidak hanya menggunakan konsep biasa, tapi biarkan anak melakukan hal yang berbeda dalam belajar seperti sambil bermain,” katanya dalam acara Coaching Clinic di Kidzania, Sabtu, 27 Februari 2010.

Anak harus menyukai lebih dulu sebelum diajarkan lebih dalam mengenai sesuatu. “Orangtua harus kreatif memasukkan pelajaran kepada anak dan ajak berdiskusi agar anak berpikir lebih jauh,” katanya.

Dalam mendidik anak, Bunda Romi memperingatkan orangtua agar tidak menggunakan banyak kata larangan pada anak. “Ganti kata ‘Jangan’ dengan ‘Sebaiknya’. Beri alternatif jawaban untuk memicu kreativitas anak,” kata Bunda Romi.

Seringkali sikap dan lingkungan di sekitar anak menjadi penghambat kreativitas. Diantaranya sikap otoriter orangtua, lingkungan yang tidak memberi tantangan dan terlalu memanjakan serta kebiasaan memberi jawaban singkat dan jarang memuji anak saat menampilkan perilaku yang diharapkan.

Sebagai orangtua, Bunda Romi menyarankan agar orangtua jangan segan memberi reward kepada anak baik berupa hadiah, pujian maupun pelukan sayang jika anak memberikan perilaku terpuji. “Ini akan menambah percaya diri dan kreativitas anak,” ujar Bunda Romi.

Kreativitas anak menentukan 80 persen keberhasilan anak di masa depannya, sementara 20 persen lainnya ditentukan oleh intelegensi anak.

“Cerdas saja belum cukup membuat anak menjadi seorang yang sukses, tetapi anak yang kreatif berpeluang lebih besar untuk menjadi orang besar,” ungkapnya.

Beberapa permainan juga dapat merangsang kreativitas anak. Permainan yang bisa merangsang sensor motorik sehingga gerak refleks mereka menjadi lebih baik.

Minimnya tanah lapang untuk bermain di kota-kota besar semacam Jakarta menjadikan anak-anak kesulitan menyalurkan hasrat masa kecil mereka. Padahal, bermain sangat baik dalam merangsang dan meningkatkan kreativitas anak. Selain itu, merupakan sarana bagai anak-anak untuk belajar mengenal lingkungan kehidupannya.

Pengertian bermain sendiri adalah suatu kegiatan alamiah yang dilakukan oleh anak atas keinginan sendiri dalam rangka mengungkapkan konflik dirinya yang tidak disadari guna memperoleh kesenangan dan kepuasan. Pada saat bermain, anak-anak menyalurkan gagasan-gagasan mereka, bertanya serta mempertanyakan berbagai persoalan dan memperoleh jawaban atas persoalan-persoalan mereka.

Seorang pendidik dan psikolog anak dari Irlandia Reamonn O Donnchadha dalam buku “The Confident Child” menyatakan bahwa “Permainan akan memberi kesempatan untuk belajar menghadapi situasi kehidupan pribadi sekaligus belajar memecahkan masalah. “Dengan bermain, anak juga berlatih merealisasikan rasa dan sikap percaya diri (self confidence), mempercayai orang lain (trust to people) serta kemampuan bernegosiasi (negotiation ability).

Contoh permainan tersebut seperti  prices games, sport games, music games, racing games, shooting games, dan touch games. Kesemuanya memberikan kesenangan dan kesempatan anak untuk melatih kreativitasnya. Dengan bermain ini, anak-anak dilatih, dididik, dipacu dengan waktu, dibiasakan melakukan gerakan-gerakan refleks serta melakukan aksi tanggap dengan berpikir cepat guna memenangkan setiap permainan.

Selain itu, aneka permainan tersebut dapat melatih jiwa bersaing anak, melatih ketepatan, keberanian, kecepatan dan juga melatih mereka sejak dini.

Aktivitas bermain tersebut bisa menyangkut fisik, mental maupun spirit sambil berfantasi bahwa dirinya adalah the winner. Mental pemenang inilah yang diciptakan dari permainan seperti ini, sehingga biasanya mereka selalu merasa tidak puas karena ingin terus memenangkan setiap pertandingan atau perlombaan yang ada di mesin.

Dari berbagai sumber: www.suaramedia.com

About paradise Art

Musician, Music Illustrator, Graphic Designer, Video Editor, Cameraman, and maybe Football Player :D. Let's share with me! :)

Posted on February 7, 2011, in Article and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comment Please..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: